3 Pertanyaan : Global Warming

1. Apa sih global warming itu..?

Secara singkat, pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi pada tiap tahun.

2. Trus, Apa penyebabnya..?

Menurut penelitian yang telah dilakukan para ahli selama beberapa dekade terakhir ini menunjukkan bahwa ternyata makin panasnya planet bumi terkait langsung dengan gas-gas rumah kaca

yang dihasilkan oleh aktifitas manusia.

3. Nah, Gas – gas rumah kaca itu apa ?

Kelompok gas yang menjaga suhu permukaan bumi agar tetap hangat. Disebut gas rumah kaca karena sistem kerja gas-gas tersebut di atmosfer bumi mirip dengan cara kerja rumah kaca yang berfungsi menahan panas matahari di dalamnya agar suhu di dalam rumah kaca tetap hangat, dengan begitu tanaman di dalamnya pun akan dapat tumbuh dengan baik karena memiliki panas matahari yang cukup. Planet kita pada dasarnya membutuhkan gas-gas tesebut untuk menjaga kehidupan di dalamnya. Tanpa keberadaan gas rumah kaca, bumi akan menjadi terlalu dingin untuk ditinggali karena tidak adanya lapisan yang mengisolasi panas matahari.

Sebagai perbandingan, planet mars yang memiliki lapisan atmosfer tipis dan tidak memiliki efek rumah kaca memiliki temperatur rata-rata -32<!–[if gte msEquation 12]>°<![endif]–> Celcius. Kontributor terbesar pemanasan global saat ini adalah Karbon Dioksida (CO2), metana (CH4) yang dihasilkan agrikultur dan peternakan (terutama dari sistem pencernaan hewan-hewan ternak), Nitrogen Oksida (NO) dari pupuk, dan gas-gas yang digunakan untuk kulkas dan pendingin ruangan (CFC).

Rusaknya hutan-hutan yang seharusnya berfungsi sebagai penyimpan CO2 juga makin memperparah keadaan ini karena pohon-pohon yang mati akan melepaskan CO2 yang tersimpan di dalam jaringannya ke atmosfer. Setiap gas rumah kaca memiliki efek pemanasan global yang berbeda-beda. Beberapa gas menghasilkan efek pemanasan lebih parah dari CO2. Sebagai contoh sebuah molekul metan menghasilkan efek pemanasan 23 kali dari molekul CO2.

Molekul NO bahkan menghasilkan efek pemanasan sampai 300 kali dari molekul CO2. Gas-gas lain seperti chlorofluorocarbons (CFC) ada yang menghasilkan efek pemanasan hingga ribuan kali dari CO2. Tetapi untungnya pemakaian CFC telah dilarang di banyak negara karena CFC telah lama dituding sebagai penyebab rusaknya lapisan ozon.

gas-rumah-kacaPenjelasan pada gambar :

1. Mengapa planet bumi dapat tetap hangat di tengah-tengah ruang angkasa yang dingin? Temperatur bumi tetap hangat

karena proses yang kita kenal sebagai efek rumah kaca.

2. Ketika radiasi matahari mencapai atmosfer bumi, sebagian panas akan dipantulkan oleh atmosfer dalam bentuk sinar infra merah, dan sebagian lagi akan diteruskan ke permukaan bumi. Hal ini menyebabkan permukaan bumi menjadi hangat.

3. Permukaan bumi memantulkan kembali panas tersebut dan sebagian diserap oleh “gas rumah kaca”—seperti CO2, Metana, dan

NO di atmosfer. Proses inilah yang mencegah terlepasnya panas matahari ke luar angkasa.

4. Sebagian dari panas akan kembali ke permukaan bumi sehingga bumi tetap hangat dan nyaman untuk ditinggali oleh seluruh mahluk hidup di dalamnya.


Lho..? Lho..? Saya tanya sedikit kok jawabannya banyak ya.. hmm.. berarti itu menunjukkan bahwa pengaruh gas rumah kaca itu sangat besar bagi kelangsungan kehidupan semua makhluk hidup di bumi ini. Ya kan?

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: